Semua tentang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Ada Di Sini

Kita kerap mendengar bahwa setiap kegiatan baik itu perusahaan, organisasi, lembaga atau pun komunitas membutuhkan sumber daya manusia yang cakap sesuai bidangnya masing-masing. Hal tersebut merupakan bagian penting dalam menjalankan suatu kegiatan. Pada dasarnya tidak ada perusahaan yang tidak membutuhkan manajemen sumber daya manusia. Semua pasti membutuhkan agar kegiatan yang dijalankan akan berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diinginkan. Namun, apa arti sebenarnya manajemen sumber daya manusia?

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses pengembangan sumber daya manusia yang guna melakukan perencanaan sumber daya manusia, perekrutan, penerapan, pelatihan, dan pengembangan karir karyawan dan semua tenaga kerja yang bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas dari perusahaan, organisasi atau lembaga untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Manajemen sumber daya manusia atau biasa disebut dengan Human Resource (HR) ini bertanggung jawab untuk mengurus berbagai kebutuhan perusahaan yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusai (SDM) termasuk di dalamnya Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Manajemen Sumber Daya Manusia ini sangat penting bagi kelangsungan aktivitas dalam sebuah perusahaan, organisasi maupun lembaga lainnya.

Selain itu Manajemen Sumber Daya Manusia juga merupakan salah satu dari beberapa manajemen umum, seperti manajemen pemasaran, manajemen operasi, dan manajemen keuangan. Menjadi bidang kajian yang penting dalam perusahaan atau lembaga lainnya. Dalam suatu kegiatan perusahaan banyak sekali masalah yang harus dihadapin dan diselesaikan. Contohnya persoalan alat kerja, modal, bahan mentah, atau kegiatan produksi. Namun, tidak sampai situ, ternyata sumber daya manusia menjadi salah satu dari sekian persoalan tersebut.

Sumber daya manusia adalah pihak yang menjalankan dan mengelola faktor-faktor produksi juga menjadi tujuan dari kegiatan produksi itu sendiri. Sehingga Manajemen Sumber Daya Manusia meliputi kemampuan dan kesanggupan yang harus dimiliki oleh pimpinan dan karywan dalam sebuah perusahaan, organisasi maupun lembaga lainnya. Kita tidak boleh memperlakukan karwayan atau seluruh tenaga kerja bak mesin. Mereka memiliki potensi dan bakat yang harus dikembangkan guna kepentingan perusahaan itu sendiri. Selanjutnya untuk dapat menerapkan kemampuan tersebut dalam sebuah perusahaan dibutuhkan pemimpin yang mampu menciptakan suasana yang kondusif.

Lalu apa saja tujuan dari Manajemen Sumber Daya Manusia itu sendiri? Simak ulasan berikut, ya!

Pada umumnya Manajemen Sumber Daya manusia memiliki tiga tujuan:

1. Memperbaiki tingkat produktivitas

2. Membangung kualitas kehidupan kerja

3. Meyakinkan organisasi telah mencapai aspek-aspek legal.

Ada beberapa tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) Cushway (Sutrisno, 2009:6), meliputi:

Slide1

1. Memberikan pertimbangan manajemen dalam membuat kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) guna memastikan bahwa organisasi memiliki tenaga kerja yang bermotivasi dan berkinerja tinggi. Memiliki tenaga kerja yang selalu siap mengatasi masalah dan memenuhi kewajiban perkerjaan secara legal.

2. Mengimplementasikan dan menjaga semua kebijakan dan prosedur Sumber Daya Manusia (SDM) yang memungkinkan organisasi mampu dalam mencapai tujuannya.

3. Menbantu dalam pengembangan arah keseluruhan organisasi dan strategi, terutama yang berkaitan dengan implikasi Sumber Daya Manusia (SDM).

4. Memberikan dukungan dan kondisi yang akan membantu manajer ini mencapai tujuannya.

5. Menangani  berbagai krisis dan situasi sulit dalam hubungan antar pekerja untuk meyakinkan bahwa mereka tidak menghambat organisasi dalam tujuannya.

6. Menyediakan media komunikasi anatara pekerja dan manajemen organisai.

7. Bertindak sebagai pemelihara standar organisasional dan nilai dalam Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).

Selain itu Manajemen Sumber Daya Manusia juga memiliki beberapa fungsi yang perlu kita ketahui.

a. Pengelolaan Tenaga Kerja

Dalam fungsi ini memiliki tiga langkah penting yang harus dilakukan yaitu perencanaan, penarikan dan seleksi. Ketiga tahap ini dilakukan untuk mendapatkan tenaga kerja yang memiliki etos kerja tinggi sehingga dapat bekerja maksimal sesuai dengan pekerjaanmya masing-masing,

b. Penilaian

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memiliki tanggung jawab terhadap rangkaian pembinaan, pengawasan hingga evaluasi terhadap calon ataupun karyawan yang telah dipilih. Evaluasi ini dilakukan dengan mengacu pada standar kinerja yang telah disusun sebelumnya oleh Divisi SDM.

c. Pelatihan dan penasihat

Pelatihan atau training adalah suatu proses pembelajaran untuk memperoleh suatu keahlian, peraturan, konsep atau sikap agar kinerja para karwayan dan seluruh tenaga kerja meningkat. Bahkan pelatihan ini sudah diatur dalam undang-undang pada tahun 2003. Tak hanya melakukan pelatihan, Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) juga harus mampu untuk mencari solusi terhadap masalah yang dialami oleh SDM agar kinerja tetap maksimal dan berkualitas.

d. Pengendalian

Pengendalian merupakan proses mengendalikan karyawan agar mematuhi peraturan organisasi dan bekerja sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Apabila terdapat kesalahan atau penyimpangan dalam kegiatan tersebut maka akan dilakukan perbaikan dan atau penyempurnaan. Pengendalian ini meliputi kehadiran, kedisiplinan, perilaku kerja sama dan menjaga situasi dalam lingkungan pekerjaan.

e. Menyelesaiakan berbagai masalah

Mengatasi berbagai masalah yang terjadi dalam lingkungan pekerjaan. Hal ini dimaksudkan untuk bertanggung jawab dalam mengatasi permasalahan yang sering timbul pada para pekerjanya. Serta melakukan analisa pada setiap persoalan dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikannya.

f. Menangani kesehatan dan keselamatan pekerja

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) harus mampu menciptakan kondisi yang aman dan sehat. Hal ini dimaksudkan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti kecelakaan yang dialami para pekerja. Sehingga divisi ini memiliki tanggung jawab dalam keselamatan kerja dan kesehatan semua karyawan.

g. Melakukan pengembangan

Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah pengembangan, yaitu proses peningkatan keterampilan teknis, teoritis, serta konseptual dan moral para pekerja melalui pelatihan dan pendidikan. Pelatihan dan pendidikan ini harus sesuai dengan kebutuhan pekerjaan masa kini dan masa yang akan datang.

h. Memberikan kompensasi

Memberikan balas jasa langsung secara tidak langsung maupun langsung kepada para pekerja berupa uang atau barang sebagai imbalan jasa kepada organisasi.

i. Melakukan kegiatan pengintegrasian

Kegiatan pengintegrasian dilakukan untuk mempersatukan kepentingan organisasi dan kebutuhan para tenaga kerja guna tercapainya keberhasilan dan atau keuntungan. Selain itu para pekerja mampu memenuhi kebutuhan dari hasil pekerjaannya. Hal ini memang cukup sulit karena harus menyatukan dua kepentingan yang berbeda.

j. Kedisiplinan

Salah satu fungsi dari Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) adalah kedisiplinan. Merupakan kunci terwujudnya tujuan, karena jika tidak ada kedisiplinan, maka dikhawatirkan akan sulit dalam mewujudkan tujuan. Kedisiplinan merupakan kesadaran untuk mematuhi dan menaati peraturan organisasi dan norma sosial yang ada.

k. Melakukan pemberhentian kepada pekerja

Putusnya hubungan kerja (PHK) seorang tenaga kerja dari sebuah instansi atau perusahaan disebabkan oleh keinginan pegawai, berakhirnya kontrak kerja, pensiun dan sebab-sebab yang lainnya. Salah satu fungsinya adalah untuk melakukan pengembangan pegawai dalam usaha meningkatakkan kemampuan dalam melaksanaka tugas guna mempermudah tercapainya tujuan dan keberhasilan sebuah perusahaan.

Itulah sedikit ulasan tentang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). Dari situ kita tahu bahwa betapa pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia dalam sebuah perusahaan untuk memudahkan pengelolaan sumber daya manusia. Semoga informasi di atas memberikan manfaat bagi para pembaca.

Slide1

Slide1