KPI Finance & Accounting: Dari Laporan Angka ke Pengendali Kesehatan Bisnis

Finance & Accounting sering dianggap “penjaga angka”. Padahal, tanpa KPI Finance & Accounting, laporan keuangan hanya menjadi arsip—bukan alat pengambilan keputusan. KPI membantu memastikan arus kas sehat, biaya terkendali, dan risiko keuangan terkelola.

KPI Finance & Accounting adalah indikator terukur untuk menilai likuiditas, profitabilitas, efisiensi, dan kepatuhan keuangan perusahaan.

Berikut contoh KPI Finance & Accounting yang lengkap dan aplikatif:

  1. Cash Flow Adequacy Ratio
    Definisi: Kemampuan arus kas operasi untuk menutup kewajiban.
    Target ilustratif: ≥ 1,2.
    Cara ukur: Arus kas operasi ÷ total kewajiban jangka pendek.
  2. Operating Expense Ratio (OER)
    Definisi: Persentase biaya operasional terhadap pendapatan.
    Target ilustratif: ≤ 30%.
    Cara ukur: Total biaya operasional ÷ total pendapatan × 100%.
  3. Days Sales Outstanding (DSO)
    Definisi: Rata-rata hari penagihan piutang.
    Target ilustratif: ≤ 30 hari.
    Cara ukur: (Piutang usaha ÷ penjualan kredit) × jumlah hari.
  4. Financial Closing Accuracy
    Definisi: Tingkat ketepatan dan kebenaran laporan keuangan.
    Target ilustratif: 100% tanpa koreksi material.
    Cara ukur: Jumlah temuan audit atau koreksi laporan per periode.

Tanpa KPI, Finance & Accounting hanya reaktif. Dengan KPI yang tepat, fungsi ini menjadi early warning system bagi bisnis.

👉 Di video saya tentang KPI Finance & Accounting, saya membahas cara memilih KPI yang seimbang—bukan sekadar “aman secara akuntansi”, tapi benar-benar relevan untuk direksi dan owner. Wajib ditonton sebelum menetapkan KPI tahunan.

Cara Rumuskan Tabel Salary Grading. Download sekarang juga disini !!

DOWNLOAD sekarang juga !!