Cara Melakukan Analisa Jabatan dan Evaluasi Jabatan yang Efektif

Istilah analisa jabatan mengacu pada proses yang tersusun sistematis dengan cara menghimpun berbagai informasi yang bersumber dari tanggung jawab, tugas, dan kewajiban pada pekerjaan tertentu. Sedangkan kegiatan tersebut mempunyai manfaat dalam menciptakan pedoman atau landasan untuk penerimaan serta penempatan dari karyawan.

Sementara itu, analisa jabatan disusun sistematis melingkupi berbagai kegiatan diantaranya mengorganisasikan, mengevaluasi, dan mengumpulkan jabatan maupun pekerjaan.

Berbagai informasi tersebut dikumpulkan melalui sebuah analisis jabatan dimana mempunyai peranan penting terhadap perencanaan sumber daya manusia. Adanya peran penting tersebut sebab dapat menyediakan data mengenai kondisi kepegawaian serta lingkungan kerja. Adapun contoh dari informasi sebagai hasil dari kegiatan berupa analisis jabatan sebagai berikut. Continue reading

Download Materi Presentasi Bagus tentang HR Management

Berikut ini adalah 17 judul materi pelatihan memukau tentang HR Management. Semua materi disusun dalam format powerpoint. Semua materi pelatihan disususun secara sistematis dan komprehensif.

1. Performance Appraisal Berbasis KPI
2. Manajemen Penggajian dan Penyusunan Salary Grading
3. Talent Management Strategy
4. Cara Menyusun HR Strategy and Programs
5. Manpower Planning dan Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
6. Asesmen Kompetensi dengan Metode Assessment Center
7. Penyusunan Balanced Scorecard dan Employee Scorecard
8. Career Development Programs
9. Competency-based HR Management
10. Strategi Pengembangan Knowledge Management
11. Mengukur ROI of Training
12. Principles HR Management
13. Training Need Analysis
14. Membangun Keunggulan dengan Malcolm Baldrige
15. HR Scorecard
16. Diagnosing Organizational Effectiveness
17. Good to Great

Anda bisa mendownload semua materi pelatihan yang powerful tersebut DISINI.

Katalog KPI Super Lengkap untuk Semua Bagian dalam Perusahaan

File berikut ini berisikan katalog KPI (key performance indicators) yang sangat lengkap untuk beragam fungsi dalam sebuah perusahaan. Secara rinci, terdapat 300 jenis KPI untuk 25 fungsi atau area :

1. HR – Recruitment
2. HR – Training and Development
3. HR – Career and Talent Management
4. HR – Performance Management
5. HR – Remuneration and Administration
6. Organizational Development
7. General Affairs, Security and Transportation
8. Legal
9. Finance and Accounting
10. Information Technology (IT)
11. Internal Audit
12. Produksi dan PPIC
13. Maintenance Management
14. Purchasing
15. Warehouse / Gudang
16. Safety, Health and Environment (SHE)
17. Quality Assurance/Quality Management
18. Logistik/Delivery
19. Marketing
20. Sales and Distribution
21. Customer Service
22. Public Relation
23. Corporate Secretary
24. Business Development
25. Business Improvement

Semua daftar KPI bersifat terukur dan langsung bisa digunakan sebagai basis evaluasi kinerja semua departemen dalam perusahaan.

Jika Anda ingin mendapatkan KATALOG KPI yang powerful ini, silakan DOWNLOAD DISINI.

Bagaimana Strategi untuk Menurunkan Rasio Employee Turnover

Semua orang tahu bahwa karyawan (sumber daya manusia) adalah sumber sekaligus aset yang berharga bagi sebuah perusahaan.

Tanpa karyawan, sebuah perusahaan tidak akan menjadi apapun serta tidak akan mendapatkan apapun. Lebih jauh lagi, karyawan yang berkualitas tentu saja akan mampu meningkatkan nilai perusahaannya, mampu mendatangkan keuntungan, dan yang lebih penting lagi: mampu menjaga kualitas perusahaan selama mungkin. Hanya saja, salah satu momok yang paling ditakuti oleh perusahaan adalah employee turnover.

Employee turnover merupakan sebuah idiom dalam konteks sumber daya manusia, di mana terdapat rangkaian aksi pergantian seorang pekerja dengan pekerja baru. Dalam maknanya yang lebih luas, seorang pekerja bisa memisahkan diri dari perusahaannya karena beberapa hal, yakni kematian, pensiun, pengunduran diri, dan transfer karyawan ke tempat lain. Continue reading

Cara Terbaik untuk Melakukan Analisa Beban Kerja atau Workload Analysis

Salah satu hal yang kadang disepelekan oleh suatu perusahaan yang baru dibentuk oleh orang yang masih baru adalah ketidakpahaman mengenai job desk yang harus dipegang oleh seorang pegawai. Kadang kala, pemimpin perusahaan merasa karyawan di tempat kerjanya memiliki job desk yang terlalu sedikit sehingga menekan mereka untuk bekerja lebih keras. Padahal, dari sisi karyawan, bisa saja pandangannya bertentangan.

Para karyawan mungkin merasa terlalu ditekan. Mereka bisa jadi mampu mengerjakan semua tugas yang dibebankan yang tidak sesuai dengan job description-nya. Akan tetapi ketika mereka melakukannya, hidup mereka hanya akan dihabiskan di meja kerja. Padahal, sebagai manusia, tentu saja karyawan memiliki kebutuhan lain yang juga harus diisi.

Tanpa pemenuhan kebutuhan lainnya, bukan hanya karyawan yang pada akhirnya dirugikan. Perusahaan tempat mereka bekerja pun akan berjalan kurang optimal apabila yang mendukungnya adalah orang-orang yang merasa kurang dimanusiakan. Belum lagi, bila perusahaan tersebut sampai harus kehilangan para karyawan terbaiknya yang merasa tidak dihargai. Tentu ini suatu kerugian yang tidak main-main. Continue reading

Cara Mengurangi Jumlah Karyawan yang Resign atau Mengundurkan Diri

Apakah Anda ingin mengetahui mengenai cara mengurangi karyawan untuk resain dan pindah ke perusahaan lain? Dalam persaingan bisnis wajar saja jika ingin mendapatkan segalanya terbaik terutama dalam hal merekrut karyawan terbaik.

Mendapatkan karyawan yang loyal terhadap perusahan yang bekerja dengan sepenuh hati menjadi hal yang sangat sulit didapatkan dijaman sekarang ini. Untuk itu mempertahankan karyawan agar tak kabur dan tetap loyal pada perusahaan kita membutuhkan cara yang tepat dalam penanganannya.

Bagi Anda pemilik perusahaan atau pun pimpinan perusahaan harus memikirkan bagaimana mempertahankan karyawan berprestasi. Jangan hanya memikirkan mengenai keuntungan perusahaan saja. Untuk itu ada beberapa cara mengurangi karyawan untuk resain dan pindah ke perusahaan lain akan di bahas di dalam artikel di bawah ini. Continue reading

Kiat Ampuh untuk Mempertahankan Loyalitas Karyawan atau Employee Retention

Apakah Anda ingin tahu mengenai cara mempertahankan loyalitas karyawan? Dalam menjalani profesi sebagai seorang pengusaha banyak sekali perjuangan dan peluh yang di rasakan. Semua usaha yang dijalani akan dimulai dari bawah hingga menuju tangga kesuksesan.

Dalam memulai usaha memang bukan hal yang mudah namun segalanya dimulai dari mengerti mengenai bagaimana bersikap baik dan juga mempertahankan agar karyawan yang bekerja kepada kita tetap loyal dalam pengembangan usaha.

Dalam pengembangan usaha yang dirintis hingga tangga kesuksesan tak dapat dipungkiri ada bantuan orang lain yang membantu untuk bersama-sam meraih penghidupan yang layak yaitu karyawan.

angan lupa untuk memperlakukan dengan baik semua karyawan agar mereka loyal pada produk kita dan perusahaan demi mncapai kesuksesan bersama. Ada beberapa cara terbaik yang dapat kita lakukan demi mempertahankan loyalitas karyawan kepada perusahaan milik kita. Semua cara yang terbaik yang harus dilakukan akan dijabarkan semua untuk Anda. Continue reading

Praktek Pengembangan SDM dan Talent Management di Indofood Sukses Makmur

Tahukah Anda mengenai proses pengembangan talent management di Indofood? Anda tentunya telah kenal bahkan mengetahui mengenai Pt. Indofood. Perusahaan besar ini sangat memperhatikan mengenai kesejahteraan karyawannya.

Bahkan dalam proses pengembangan untuk semua karyawannya sangat diperhitungkan. Hal ini di lakukan agar talent yang ada di perusahaan Indofood merupakan tenaga ahli yang menjalankan pekerjaanya dengan baik dan bertanggung jawab.

Semua di lakukan secara profesional oleh tenaga ahli dibidangnya. Dengan begitu maka adanya proses pengembangan talent di Indofood harus Anda ketahui agar menjadi pembelajaran kita yang ingin merintis usaha dan bercita-cita memiliki usaha yang besar seperti ini. Continue reading

Instrumen Seleksi Karyawan yang Bagus dan Akurat dalam Mengukur Potensi SDM

Instrumen seleksi karyawan yang efektif merupakan bagian dari perusahaan yang mana berperan sangat penting di dalam menentukan nasib dari sebuah perusahaan.

Mengapa demikian? Hal tersebut karena jika nantinya mendapatkan karyawan yang memiliki potensi besar tentu saja akan dapat memajukan perusahaan tersebut.

Tugas dari bagian seleksi karyawan sendiri adalah untuk menentukan calon karyawan mana yang memenuhi kualifikasi dari perusahaan.

Karyawan sendiri juga merupakan asset dari suatu perusahaan, hal tersebut karena dengan adanya karyawan tentu saja nantinya perusahaan akan dapat beroperasi dengan baik dalam memproduksi produk atau jasa yang ditawarkan. Continue reading

Slide1