Strategi untuk Menjaga Motivasi Kerja Karyawan dan SDM Perusahaan

Motivasi adalah dorongan psikologis yang mendorong seseorang melakukan sesuatu demi mencapai tujuan tertentu. Setiap orang memiliki tingkatan motivasi yang berbeda. Sedangkan menurut David Clarence mccallen (1917-1998) sendiri dalam bukunya “The Achiveing Society”, ada tiga jenis motivasi, yaitu motivasi untuk berprestasi, motivasi untuk berkuasa dan motivasi untuk berafiliasi atau bersahabat.

Keberadaan motivasi dalam diri seseorang sangat penting, apalagi bagi karyawan. Kekuatan dan kemauan untuk melakukan sesuatu seperti bekerja biasanya dapat muncul sendiri saat seseorang sedang memiliki kebutuhan.

Sebisa mungkin orang tersebut akan mengupayakan berbagai hal agar dapat memenuhi keinginannya. Apabila motivasinya kuat, ia akan tetap berusaha dan tidak putus asa saat mengalami kegagalan.

Motivasi juga bisa disebut alasan, yang terbentuk dari dua sumber, yaitu diri sendiri dan lingkungan atauk faktor internal dan faktor eksternal. Di antara keduanya, motivasi terkuat adalah yang berasal dari diri sendiri.

Kemauan untuk melakukan sesuatu bukan hanya berdasar pada faktor ekternal seperti imbalan atau pujian, melainkan muncul karena seseorang benar-benar ingin melakukan suatu tindakan. Tanpa adanya dorongan dari luar sekalipun, ia akan tetap terus berusaha demi mencapai tujuan yang diinginkan.

Memiliki motivasi diri sangat penting dalam kehidupan, termasuk juga dalam pekerjaan. Dengan dorongan yang kuat apalagi muncul dari diri sendiri, maka seseorang akan:

• Tetap optimis
• Tidak mudah putus asa dan kehilangan arah
• Tahan terhadap rintangan dan hambatan
• Selalu berpikir positif

Walaupun seseorang sudah sangat memahami manfaat dari memiliki motivasi dalam dirinya, tetap saja ada pasang surut dimana motivasi tersebut akan mengalami penurunan. Ada beberapa hal yang mempengaruhi kondisi tersebut dan wajib untuk diwaspadai, yaitu:

• Rasa tidak percaya diri
Perasaan ini menjadi penghalang terbesar dalam meningkatkan motivasi diri yang membuat seseorang terlalu fokus pada kekurangan-kekurangan yang dimilikinya

• Tidak ada tujuan jelas
Tanpa tujuan, seseorang tidak akan memiliki kemauan atau antusiasme melakukan sesuatu.

• Tidak mengetahui harus melakukan apa
Walaupun telah memutuskan tujuan yang ingin dicapai, seringkali seseorang merasa putus asa karena tidak mengetahui apa yang harus dilakukan. Hal ini akan menyulitkan diri untuk memunculkan dan mempertahankan motivasi.

Selama memiliki tujuan yang jelas, seseorang akan mudah memunculkan motivasi dalam dirinya. Hal paling sulit adalah mempertahankan agar motivasi tersebut tetap menyala. Banyak faktor baik dari dalam maupun dari luar yang dapat dengan mudah mempengaruhi tingkat motivasi yang dimiliki oleh seseorang. Oleh karena itu, menjaga agar semangat tersebut tetap ada adalah sangat penting agar tidak merasa putus asa saat tujuan belum berhasil diraih.

Motivasi diri dan percaya diri adalah dua hal yang menjadi kekuatan setiap orang dalam melakukan tindakan.

Tanpa keduanya, mustahil tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Agar motivasi tersebut tetap berada di dalam diri, berikut tips untuk menjaganya:

• Tegas terhadap diri sendiri. Kendalikan diri dengan tetap berpegang teguh pada motivasi yang ada demi tetap mencapai tujuan. Hindari segala kelemahan diri yang menjadi penghalang.

• Tetap percaya diri. Pikiran akan kemampuan untuk menggapai apa yang dicita-citakan sangat penting.

Cara berpikir ini akan meningkatkan motivasi dan membuat seseorang tetap melakukan hal-hal yang terbaik, tanpa terpengaruh faktor eksternal yang seolah mengintimidasi kepercayaan diri.
• Buat rencana sebaik mungkin. Perencanaan yang optimal akan mempermudah dan mempercepat dalam pencapaian tujuan.

• Gunakan imajinasi untuk menggambarkan tujuan yang akan diraih. Membayangkan hal yang ingin dicapai dapat membangkitkan semangat untuk terus berjuang.

• Tetap yakin pada setiap tindakan yang dilakukan. Keyakinan yang kuat akan membuat seseorang tetap fokus pada apa yang sedang dilakukan dan tidak tergoyahkan oleh faktor luar yang dapat mempengaruhi tingkat motivasi dalam diri.

Slide1

Slide1