Sales dan Marketing sering terlihat paling sibuk di perusahaan. Namun pertanyaan krusialnya: sibuk ini menghasilkan apa? Jawabannya ada pada KPI Sales & Marketing—indikator kinerja terukur yang menghubungkan aktivitas lapangan dengan pertumbuhan bisnis.
Berikut contoh KPI Sales & Marketing yang lengkap dan aplikatif:
Sales Growth Rate
Definisi: Persentase pertumbuhan penjualan dibanding periode sebelumnya.
Target ilustratif: ≥ 15% per tahun.
Cara ukur: (Penjualan periode ini – penjualan periode lalu) ÷ penjualan periode lalu × 100%.
Conversion Rate
Definisi: Persentase prospek yang berhasil menjadi pelanggan.
Target ilustratif: ≥ 20%.
Cara ukur: (Jumlah deal closing ÷ total leads) × 100%.
Customer Acquisition Cost (CAC)
Definisi: Biaya rata-rata untuk mendapatkan satu pelanggan baru.
Target ilustratif: CAC < 20% dari nilai transaksi rata-rata. Cara ukur: Total biaya marketing & sales ÷ jumlah pelanggan baru.
Average Deal Size Definisi: Nilai rata-rata transaksi yang berhasil ditutup.
Target ilustratif: Rp 10 juta per deal. Cara ukur: Total nilai penjualan ÷ jumlah transaksi.
Tanpa KPI, Sales & Marketing hanya dinilai dari “rame-nya aktivitas”.
Dengan KPI yang tepat, kinerjanya jelas, objektif, dan mudah dievaluasi.
👉 Di video saya tentang KPI Sales & Marketing, saya membahas cara menyusun KPI yang realistis, nyambung ke strategi bisnis, dan tidak bikin tim alergi target. Wajib ditonton sebelum menyusun KPI!
Cara Rumuskan Tabel Salary Grading. Download sekarang juga disini !!



