Panduan Isi Makalah Manajemen SDM dan Cara Membuat Makalah Manajemen SDM

Bagi Anda yang masih duduk di bangku sekolah atau perguruan tinggi seringkali akan mendapatkan tugas yang disajikan dalam bentuk makalah. Sedangkan banyak sekali susunan atau kerangka yang beredar di masyarakat sekarang ini masih salah atau tepatnya masih belum sempurna. Ada sebuah susunan standart dengan elemen-elemen sebuah makalah yang harus ditaati. Sedangkan saat kita masih duduk di bangku SD/SMP susunan elemen ini masih ditolerir oleh para Guru, namun tidak untuk para Dosen di Perguruan Tinggi.

Saat Anda di bangku perkuliahan, Anda akan dituntut menyusun sebuah makalah atau karya ilmiah dengan susunan yang sempurna. Baik dari urutan kerangka pembahasan, tata bahasa, format halaman, format gambar, format tabel dan masih banyak lagi aturan baku yang menjadikan makalah menjadi sebuah hasil karya ilmiah yang baik dan benar.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makalah diartikan dalam dua hal. Yang pertama adalah tulisan resmi tentang suatu pokok yang dimaksudkan untuk dibacakan di muka umum di suatu persidangan dan yang sering disusun untuk diterbitkan. Yang kedua didefinisikan sebagai karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi. Berdasarkan para ahli, W.J.S Poerwadar minta mengartikan makalah sebagai uraian tertulis yang membahas suatu masalah tertentu yang dikemukakan untuk mendapat pembahasan lebih lanjut.

Lalu, apa saja hal – hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan makalah manajemen SDM? Kita akan uraikan satu persatu apa saja yang harus Anda kuasai dalam membentuk sebuah makalah yang benar.

1. Pemilihan topik
Topik adalah tema pembuatan makalah. Misalnya mengenai manajemen SDM. Topik dapat pula diperoleh dari uraian latar belakang masalah. Latar belakang adalah sebab mengapa sebuah penelitian dilakukan atau alasan makalah ditulis. Sedangkan tema akan muncul karena adanya sebab pada latar belakang. Pemilihan topik harus menarik serta mencakup berbagai kajian ilmu yang memasyarakat.

Download Now >> 17 Materi Pelatihan SDM yang Cetar Membahana dan Top Markotop....

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar pembaca dapat mengambil manfaat dari makalah tersebut sesuai dengan ilmu yang dibutuhkan. 4 hal yang harus Anda sesuaikan dalam menentukan sebuah topik makalah menurut Kusmawarwanti, M.Pd.

• Kemampuan Anda dalam menguasai teori/kajian masalah
• Ketersediaaan bahan pendukung, referensi dan literatur lain yang dapat Anda akses
• Kesan menarik dan unik dari topik Anda.
• Seberapa besar manfaat dari makalah yang Anda terbitkan secara umum

2. Pemilihan Bahasa
Jangan menganggap enteng dalam menentukan bahasa yang dipakai. Hal ini sangat penting untuk memberikan penilaian dari makalah tersebut. Makalah biasanya menggunakan bahasa baku atau sesuai ejaan yang disempurnakan. Pemilihan bahasa serta penulisan makalah yang baik dan benar akan ikut menentukan bobot kualitas dari makalah yang Anda tulis.

Jadi hal ini penting juga untuk diperhatikan. Pemilihan kata juga dirasa penting agar pembaca mampu memahami dengan baik maksud yang ingin Anda sampaikan dalam makalah. Hal ini akan menghindarkan dari kemungkinan adanya salah tafsir atau minim pemahaman terhadap esensi makalah Anda.

Pemilihan kata harus dengan bahasa baku atau ilmiah serta tepat sasaran, tidak bertele-tele namun tetap informatif. Akan lebih baik apabila setiap penjelasan yang Anda tulis disertai dengan contoh yang konkret sehingga memudahkan pembaca untuk memahaminya.

3. Susunan kerangka makalah
Susunan kerangka sangat berperan penting untuk menentukan susuanan dari sebuah makalah. Sebelum memulainya Anda diwajibkan mengetahui dan menyusun kerangka dari isi makalah tersebut.

Katalog 300 KPI (Key Performance Indicators) Super Lengkap untuk Semua Fungsi dalam Perusahaan. Download Sekarang.

• Cover
Cover/Sampul makalah memuat judul makalah serta nama penulis, logo lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Judul yang ditampilkan harus judul yang jelas, informatif, singkat namun menjelaskan isi dari penelitian dalam makalah tersebut.

• Abstrak
Abstrak ditulis dalam dua bahasa atau dua versi, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk penulisan dalam Bahasa Indonesia Anda tidak diperbolehkan menulis lebih dari 250 kata, sedangkan dalam Bahasa Inggris Anda tidak diperbolehkan menulis lebih dari 200 kata. Abstrak dapat berisi ringkasan atau bahasan pokok dari makalah, tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesa, serta sedikit rangkuman hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan.

• Kata Pengantar
Kata pengantar mencakup isi dari keseluruhan esensi makalah, yaitu membahas isi makalah secara menyeluruh namun umum. Biasanya pada kata pengantar, penulis juga mencantumkan ucapan syukur kepada Tuhan YME, serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membantu proses penyelesaian makalah. Di akhir kata pengantar, penulis juga diperbolehkan menuliskan harapan penulisan makalah tersebut, manfaat bagi pembaca, kemudian penulis juga menerima masukan berupa kritik dan saran dari pembaca. Serta pencantuman nama lengkap penulis, tempat dan tanggal atau tahun (waktu) penulisan makalah tersebut namun tanpa dibubuhi tanda tangan.

• Daftar isi
Daftar isi memuat informasi halaman dari isi makalah. Setiap bab dan sub-bab dalam makalah diberikan keterangan halaman agar memudahkan pembaca menemukan bahan yang akan dibaca. Daftar isi juga memuat daftar gambar dan daftar tabel (jika ada).

• Pendahuluan
Pendahuluan merupakan bahasan awal topik penelitian di dalam makalah yang disusun oleh dan dari sudut pandang penulis. Pendahuluan tidak perlu ditulis secara luas, cukup cakupan luarnya saja asalkan sudah mencakup esensi umum dari makalah Anda.

• Isi
Isi berisi uraian pokok dari topik makalah. Isi menjelaskan tentang permasalahan, penelitian yang dilakukan, metode penelitian, tempat penelitian, sasaran penelitian, serta penjabaran hasil data-data yang diperoleh di lapangan. Data yang diperoleh bisa merupakan data kualitatif, data kuantitatif, maupun mixed methods. Jika data dilakukan dengan proses wawancara, maka penulis bisa mencantumkan kutipan hasil pembicaraan dengan orang yang di wawancara atau narasumber tersebut. Isi menjelaskan tentang definisi dan landasan teori, ulasan materi, penyelesaian masalah, serta solusi atau hasil penelitian.

• Penutup
Penutup berisi harapan penulis kepada pembaca yaitu berharap agar penelitian tersebut bermanfaat kepada pembaca. Penulis juga memberikan kesan dan pesan serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung penulis atas kontribusi nya untuk menyelesaikan makalah penelitian. Penutup juga menjelaskan kekurangan serta kelebihan dalam penulisan makalah penelitian.

• Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi daftar referensi-referensi yang dicantumkan atau dipergunakan dalam penyusunan makalah. Daftar pustaka berisi paling sedikit 25 referensi, bisa dari jurnal, maupun buku. Penulisan daftar pustaka harus disusun secara sistematis serta diurutkan secara sistematis berdasarkan abjad/alfabetis menurut nama pengarang.

Tentunya sekarang Anda sudah tidak bingung lagi dan paham langkah apa saja yang perlu Anda ambil untuk membuat makalah yang tertata dan sesuai dengan ketentuan. Banyak orang bingung untuk membuat makalah adalah ketidaktahuan akan kerangka apa saja yang terdapat didalam sebuah makalah. Banyak makalah yang ada, salah satunya adalah makalah manajemen. Walaupun pada dasarnya sebenarnya kerangka inti pembuatannya tetap sama. Selamat berkreasi membuat makalah yang bagus dan benar.

GRATIS - Template Tabel Performance Appraisal Berbasis KPI dan Panduan Balanced Scorecard. Download Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan GRATIS 3 ebook bagus tentang Strategi Pengembangan SDM, Manajemen Karir, dan Success Mindset. GRATIS!!!