Bisnis tambang batubara adalah industri padat modal, padat risiko, dan sangat sensitif terhadap biaya. Target produksi tinggi saja tidak cukup. Tanpa KPI Bisnis Tambang Batubara yang tepat, perusahaan bisa terlihat sukses secara volume, tetapi rapuh dari sisi biaya, keselamatan, dan kepatuhan.
KPI tambang batubara adalah indikator kinerja terukur untuk memastikan operasi berjalan aman, efisien, patuh regulasi, dan menghasilkan margin yang sehat. KPI membantu manajemen mengendalikan tambang secara menyeluruh—dari pit hingga pengapalan.
Berikut contoh KPI utama dalam bisnis tambang batubara:
- Coal Production Achievement
Definisi: Tingkat pencapaian produksi batubara terhadap rencana.
Target ilustratif: ≥ 95–100% dari RKAP.
Cara ukur: (Realisasi produksi ÷ target produksi) × 100%.
KPI ini menunjukkan konsistensi operasi dan efektivitas perencanaan tambang. - Stripping Ratio (SR)
Definisi: Perbandingan volume overburden terhadap batubara yang ditambang.
Target ilustratif: Sesuai mine plan (misalnya 6–8 bcm/ton).
Cara ukur: Total overburden ÷ total batubara.
SR sangat krusial karena berdampak langsung pada biaya produksi. - Cost per Ton (CPT)
Definisi: Biaya produksi per ton batubara.
Target ilustratif: Di bawah asumsi RKAP.
Cara ukur: Total biaya operasional ÷ total tonase batubara.
KPI ini menjadi indikator utama daya saing dan profitabilitas tambang. - Safety Performance (LTIFR)
Definisi: Tingkat kecelakaan kerja yang menyebabkan kehilangan waktu kerja.
Target ilustratif: 0 atau < 1.
Cara ukur: (Jumlah lost time injury × 1.000.000) ÷ total jam kerja.
Keselamatan adalah KPI non-negotiable dalam industri tambang. - Equipment Availability & Utilization
Definisi: Tingkat kesiapan dan pemanfaatan alat berat.
Target ilustratif: Availability ≥ 85%, Utilization ≥ 75%.
Cara ukur: Jam alat siap pakai dan jam operasi efektif dibanding total jam tersedia.
KPI ini menjaga agar investasi alat berat benar-benar produktif. - On-Time Barge / Vessel Loading
Definisi: Ketepatan waktu pengapalan batubara.
Target ilustratif: ≥ 95%.
Cara ukur: Pengapalan tepat waktu ÷ total pengapalan × 100%.
Keterlambatan berdampak pada denda dan arus kas. - Environmental Compliance Rate
Definisi: Tingkat kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
Target ilustratif: 100% patuh, tanpa sanksi.
Cara ukur: Jumlah temuan pelanggaran lingkungan per periode.
KPI ini menjaga keberlanjutan operasi tambang.
Tanpa KPI yang tepat, tambang berisiko kejar produksi sambil menumpuk masalah biaya, keselamatan, dan legal. Dengan KPI yang terstruktur, manajemen dapat mengendalikan operasi, mengurangi risiko, dan menjaga profit jangka panjang.
👉 Di video saya tentang KPI Bisnis Tambang Batubara, saya membahas cara memilih KPI yang realistis, saling terhubung antara produksi, safety, dan finance, serta benar-benar bisa dikendalikan oleh tim site. Video ini penting ditonton sebelum menetapkan KPI tambang agar tidak salah arah sejak awal.
